Efek nyala api LED di Arduino

Ditulis oleh agan

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Halo sahabat arduino, masih bertemu dengan saya Muhamad Andi Prasetyo.
pada kesempatan kali ini kita masih membahas project dengan LED, awal yang mudah untuk pembelajaran arduino. Dan kali ini kita akan mencoba Analog output dari pin arduino.

Dalam hal ini kita tidak bermaain menggunakan isyarat digital tetapi menggunakan isyarat analog, tegangan analog yang dapat diatur berkisar 0 volt sampai 5 volt, dan perlu diingat Pin arduino yang bisa digunakan hanyalah pin yang bertuliskan PWM (Pulse Width Modulation) untuk itu kita gunakan semua pin Analog, yaitu 3,5,6, 9,10,11 pada arduino.

Alat dan Bahan :

  • Arduino 1 unit
  • Breadboard 1 unit
  • LED Merah 6 buah
  • Resistor 220/330/470 ohm 6 buah
  • Kabel jumper untuk breadboard secukupnya
Langkah-langkahnya :

1 .) Susun rangkaian seperti gambar berikut pada breadboard


 Keterangan :
  • Pin 3 Arduino di jumper ke kaki LED 1 ( Positif ) pada breadboard.
  • Pin 5 Arduino di jumper ke kaki LED 2 ( Positif ) pada breadboard.
  • Pin 6 Arduino di jumper ke kaki LED 3 ( Positif ) pada breadboard.
  • Pin 9 Arduino di jumper ke kaki LED 4 ( Positif ) pada breadboard.
  • Pin 10 Arduino di jumper ke kaki LED 5 ( Positif ) pada breadboard.
  • Pin 11 Arduino di jumper ke kaki LED 6 ( Positif ) pada breadboard.
  • Lalu hubungkan semua resistor pada breadboard, lalu di jumper ke pin GND Arduino.
2.) Setelah itu sambungkan Arduino pada Laptop/PC dengan menggunakan kabel serial.
3.) Download dan Install program Arduino IDE di Arduino.cc ( If Needid )
4.) Setelah terinstall, jalankan program Arduino-nya.
5.) Klik menu "Tools -> Board -> Arduino Uno"
6.) Klik menu "Tools -> Port -> ( Pilih Port arduino yang terdeteksi di komputer anda )
7.) Lalu masukan Sketch dibawah ini.

Klik show untuk melihat sketch Efek nyala Api

 // led seperti nyala api
const int PIN_3  = 3;
const int PIN_5 = 5;
const int PIN_6 = 6;
const int PIN_9  = 9;
const int PIN_10 = 10;
const int PIN_11 = 11;

void setup() {
  pinMode(PIN_3, OUTPUT);
  pinMode(PIN_5, OUTPUT);
  pinMode(PIN_6, OUTPUT);
  pinMode(PIN_9, OUTPUT);
  pinMode(PIN_10, OUTPUT);
  pinMode(PIN_11, OUTPUT);
}

void loop() {
  // Nyalakan LED dengan isyarat analog secara acak
  analogWrite(PIN_3, random(156)+100);
  analogWrite(PIN_5, random(156)+100);
  analogWrite(PIN_6, random(156)+100);
  analogWrite(PIN_9, random(156)+100);
  analogWrite(PIN_10, random(156)+100);
  analogWrite(PIN_11, random(156)+100);
     
  delay(random(100));
}

8.) Lalu upload sketch.


Keterangan Sketch :
Fungsi yang digunakan adalah analogWrite bukan digitalWrite sbb :
  analogWrite(PIN_3, random(156)+100);
  analogWrite(PIN_5, random(156)+100);
  analogWrite(PIN_6, random(156)+100);
  analogWrite(PIN_9, random(156)+100);
  analogWrite(PIN_10, random(156)+100);
  analogWrite(PIN_11, random(156)+100);
Hal ini dimaksudkan untuk memberikan nilai random yang berkisar antara 0-155 dan 100-225 sehingga nilai itulah yang membuat 3 buah Led tersebut memiliki intensitas cahaya yang berubah-ubah seperti efek api yang menyala membara. Simak video berikut ini..


Terimakasih sudah berkunjung, Semoga Bermanfaat.

Blog, Updated pada: 19:56:00
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Masih Bingung atau Hal Lainnya? Silahkan Bertanya di Kolom Komentar :)

~ Dilarang SARA
~ Dilarang PORNOGRAPHY
~ Dilarang SPAM
~ Dilarang MENINGGALKAN LINK AKTIF
~ Maaf untuk Anonymous, tidak bisa Berkomentar.

Apabila Komentar anda belum muncul, Tunggu sampai di Moderasi.
Terimakasih atas Perhatiannya.


English French German Spain Italian Dutch Russian